Cara Membuat Abstrak Penelitian untuk Skripsi/KTI/Makalah yang baik & benar


Tiap laporan penelitian, baik itu KTI (Karya Tulis Ilmiah) atau pun skripsi, selalu memuat yang namanya abstrak. Nah, hal-hal apa saja sih yang harus termuat di dalamnya dan bagaimana cara membuatnya?

Abstrak adalah ringkasan/gambaran dari laporan penelitian baik secara utuh ataupun sebagian.

Ada dua jenis abstrak yang sering digunakan:
  1. Abstrak deskriptif: Yaitu ringkasan penelitian, namun belum secara utuh (belum ada hasil penelitian). Ini berlaku untuk proposal pnlitian
  2. Abstrak informatif: Yaitu ringkasan dari laporan penelitian secara utuh yang sudah memuat hasil penelitian. 

Oh ya, khusus untuk lomba KTI, kadang ada yang meminta abstrak terlebih dahulu untuk diseleksi, setelah abstraknya lolos baru dimintai papernya.

Yang harus termuat dalam abstrak adalah:
  1. Latar belakang
  2. Tujuan penelitian
  3. Metode & jenis penelitian
  4. Hasil penelitian

Latar belakang:
Menjelaskan masalah yang terjadi di balik penelitian. Menjelaskan cakupan penelitian sesuai cakupan yg diteliti.

Tujuan penelitian:
Tinggal dituliskan tujuan penelitiannya apa saja. 

Metode & jenis penelitian:
Jelaslan anda menggunakan metode dan jenis penelitian apa.

Hasil penelitian


Lihat dari kesimpulan, karena abstrak biasanya dibatasi jumlah katanya dan maksimal 1 halaman. Maka jika kesimpulannya panjang, maka ambil hasil yang paling penting yg menunjukkan hasil penelitian kita.


Ini contoh abstrak.

Membuat Abstrak yang baik dan benar

Disclaimer: contoh ini tidak sempurna karena dibuat dalam keadaan mendadak karena tekanan (kompetisi).
Biasanya spasi 1, spasi maksudnya jarak enternya 1 cm. 
Ditutup dengan kata kunci.

Tapi, lihat pedoman masing-masing. Karena biasanya abstrak ada yang cuma 1 paragraf, kurang penggunaan tanda baca koma (,). Klo bisa jangan ada tanda baca selain tanda titik.




sumber: https://twitter.com/UJunami/status/1233306607003373569

Komen dong